Senin, 20 Juni 2011

Bagian Dari Kegemaran


 Sawah Padurenan

 Matahari yang menghangatkan pagi di Padurenan

 Bundaran HI 1

 Bundaran HI 2

 Bundaran HI 3

Bundaran HI 4

"Kenapa saya senang bersepeda? Karna saya suka perjalanan"

Selasa, 07 Juni 2011

Perjalanan Panjang Kita

Sebuah pertemanan yang di ikat oleh satu kelompok musik yang meskipun satu-persatu personil nya mulai keluar namun sampai sekarang DREAMEND  masih terus berdiri. Sudah 5 tahun band ini berdiri, memang bukan sebuah band besar dengan banyak fans, kami hanya sebuah band yang terdiri dari anak-anak satu komplek dengan skill biasa-biasa saja yang mencintai musik. Dan pada tulisan kali ini saya akan menceritakan secara singkat tentang DREAMEND.


Ketika itu entah di tahun berapa saya sudah lupa yang jelas Adi Tompel sang drumer masih kelas 6 SD ketika band ini terbentuk sekaligus menjadi personil paling muda. Akmal adalah pencetus lahirnya band ini, sempat berganti vokalis beberapa kali akhirnya kami menemukan formasi inti dengan Akmal sebagai kyboardis, Fajar gede sebagai Bassis, Andri sebagai vocalis, Adi Tompel sebagai drumer serta Arra dan Lucky yang masing-masing memetik gitar. Namun formasi ini tidak bertahan lama karna Lucky memilih untuk keluar.

 Lucky

 Arra

 Akmal

 Adi Thompel
Arra & Lucky

Tiap tahunnya kami tampil memeriahkan acara malam puncak HUT RI, sudah 4 penampilan kami dari tahun 2006 sampai tahun 2009 memeriahkan acara malam puncak yang rutin di gelar di komplek kami.
Dan tahun ini, 2011kami juga akan meramaikan acara yang sama, tapi sayang sepertinya kami hanya bertiga. Ada alasan yang tak bisa di jelaskan. Berapa pun jumlah personilnya dan siapa pu personilnya DREAMEND akan terus ada!

Sabtu, 04 Juni 2011

My Life

"sory man kalo kelakuan saya aneh dan omongan saya nyeleneh.. Wong memang gini ada nya."
Yeah, cause this is my life and i love my life.
Yang saya lakukan adalah seperti diri saya, dan ini lah adanya.

Kamis, 02 Juni 2011

Gusar

Kemarin semua orang berteriak lantang tentang peperangan!
Sekarang aku terdiam,
Ada hal yang harusnya di mengerti dari para mereka.
Bukan tentang siapa yang menang, tapi siapa yang hancur?

Aku kenal seorang gadis, manis dan pintar.
Bergaya sok idealis, padahal labil.
Harus kau mengerti nak, hidup ini adalah bom waktu.
Jangan terlalu banyak memilih, 1 saja cukup. waktu mu tak banyak manis ku.

Sekarang malam datang, duduk dengan ku bicara sebentar.
Aku adalah manusia idealis yang harus kau tiru,
Bukan sok hebat dengan pemikiran yang terdengan sok pintar.
Aku juga punya otak dan logika.

Berkacalah wahai kau, dunia ini indah,
Tapi kadang tak seindah angan,
Terbang melayang dan jatuh ke jurang.
Bawa semua kenangan untuk mencapi semua tujuan!

Senin, 23 Mei 2011

K78 = "Teroris Sepak Bola"

Makin menjadi saja ulah dari K78 yang sangat ngotot, ada  satu hal yang saya pertanyakan dari apa yang selama ini di pegang teguh oleh K78, mengapa mereka terus berupaya agar Arifin Panigoro dan George Tisuta tetap menjadi calon ketum?. Ada sebuah web yang menuliskan bahwa AP dan GT siap kucurkan dana 1M jika mereka terpilih sebagai ketum PSSI. Ironis sekali saya membacanya, jujur saya sangat sedih dengan apa yang terjadi saat ini, dan saya yakin seluruh pencinta sepak bola tanah air juga merasakan apa yang saya rasakan.

Yang saya takutkan adalah ketika K78 terus ngotot untuk menggoalkan AP dan GT maka FIFA tak akan segan memberikan sanksi yang pastinya akan merugikan semua pihak. ya benar, di coret dari keanggotaan FIFA. Saya tak bisa membayangkan besarnya luapan amarah para suporter merah putih kepada K78. Siapa yang tak kenal dengan sifat suporter merah putih yang di kenal sangan fanatik dan mencintai Indonesia dengan sepenuh jiwa raga. Lihat saja ketika para suporter yang biasanya di pisahkan oleh warna club masing-masing dan menjadi satu  warna ketika timnas bermain, ya warna merah simbol Indonesia.

Menurut saya K78 tidak jauh berbeda dengan teroris. Sama seperti halnya teroris yang ingin menghancurkan negara ini,  begitu pula dengan K78 yang ingin menghancurkan sepak bola negara ini. Untuk apa mengirim pemain-pemain muda berlatih ke luar negri jika nanti kita di coret oleh FIFA, untuk apa kita punya timnas jika timnas kita tidak bisa bermain di ajang internasional, untuk apa lagi ada sepak bola di negara tercinta kita ini. Wahai K78 sadarlah kalian, sepak bola ini punya rakyat!

Jumat, 20 Mei 2011

Makin Kisruh Dan Rusuh

Siapa biang dari masalah ini? saya juga tidak tahu. Yang saya tahu adalah PSSI sudah tidak punya ketua umum (sementara di wakili oleh tim Normalisasi yang di pimpin oleh Bapak Agum Gumelar). Terlalu aneh jika kita telusuri jejak dari masalah yang seperti judul tulisan ini "Makin Kisruh Dan Rusuh", tidak ada yang mau mengalah dan tidak tidak mau terlihat salah, merasa paling benar bahkan melebihi FIFA.

Komisi 78 tetap ngotot untuk memasukan 4 nama yang sudah di coret FIFA agar tidak bisa mengikuti pemilihan ketua umum PSSI, padahal FIFA sudah jelas-jelas mencoret nya tapi kenapa mereka tetap ngotot? apa karena "kantong" mereka sudah di isi oleh 4 nama tersebut? saya juga tidak tahu. 4 nama yang di coret oleh FIFA adahlah Nirwan Bakrie, Nurdin Halid, Arifin Panigoro, dan Geogre Tisuta entah apa alasan FIFA mencoret mereka yang jelas kita tidak bisa membantahnya. Sedangkan Tim Normalisasi tetap ngotot mempertahankan mandat dari FIFA.

Yang saya khawatirkan dari perdebatan ini adalah adalah jika komisi 78 tetap ngotot untuk memasukan 4 nama tadi maka Indonesia juga bisa di coret dari daftar FIFA. Jika Indonesia di coret dari daftar FIFA maka kita tidak bisa melihat timnas merah putih kebanggan kita tampil pada event Internasional, jangan sampai kita di coret dari PSSI.

Hanya satu pesan saya untuk Bapak-bapak yang sedang berdebat,
“Kami cinta Indonesia dan kami cinta sepak bola nya.”

Selasa, 10 Mei 2011

Sebuah Coretan Dari Banyak Perjalanan

"Ini hidup ku dan ini adalah pilihan ku"

"Tidak ada yang namanya sahabat"

"Saat kau terjatuh, di situlah akan terlihat seberapa kuatnya kau"

"Mari berjalan bersama saya, tapi bila ada persimpangan kita tidak harus selalu searah"

"Maknai yang kau temukan dan jagalah yang kau dapatkan"

"Seberapa banyak yang kau dapat dari hidup? dan berapa banyak yang berguna untuk orang banyak?"

"Aku lebih memilih menjauh dari pada harus menjadi bagian dari kaumnya"

"Buat ku sendiri lebih baik sendiri ketimbang harus bersama manusia-manusia tak tahu arah"

"Menjadi diri sendiri sepertinya lebih baik"

"Anda tidak harus selalu menjadi yang terbaik, yang terpenting anda sudah menjadi bagian dari kompetisi"